Pembangunan Fisik Ibu Kota Negara ( IKN) Dimulai Tahun 2021 - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Selasa, 20 Agustus 2019

Pembangunan Fisik Ibu Kota Negara ( IKN) Dimulai Tahun 2021

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net - Dalam rangka konsultasi regional penyusunan RPJMN 2020 -2024 DI Balikpapan dikhususkan untuk membahas wilayah Kalimantan, dalam poin penting yang kami sampaikan untuk berjalan 5 (LIMA) tahun kedepan Kalimantan harus mulai melakukan transisi dari  wilayah atau pulau yang sangat tergantung pada sumber daya alam, khususnya tambang menjadi daerah yang mendorong industrialisasi khususnya hilirisasi sumber daya alam,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PNN) Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro, dalam acara rapat Konsultasi Regional wilayah Kalimantan bertempat di Hotel Novotel, Selasa (20/08/19)
 
Foto :Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro,bersama Gubernur Kaltim Isran Noor
Dalam konsultasi regional wilayah Kalimantan hadir gubernur Kaltim Isran Noor,  Gubernur Kaltim Sugianto Sabran,  Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Wakil Gubernur Pontianak dan Wakil Gubernur Kalsel. Hadir pula wakil Ketua Komisi XI DPR RI.

 
Ada beberapa proyek prioritas di dorong di Kalimantan adalah kawasan industry, kawasan ekonomi khusus kemudian infrastruktur penunjang, baik jalan, listrik, pelabuhan, maupun bandara, sehingga nantinya pulau Kalimantan tidak lagi bergantung naik turunnya harga tapi lebih kepada terciptanya nilai tambah dari sumber daya alam yang memang sudah dimiliki Kalimantan, “ ungkapnya

“ kita lihat tambang, ada batu bara, juga hasil perkebunan seperti sawit, karet dan lain sebagainya, ucap Bambang

Bambang menjelaskan perpindahan Ibu kota negara masuk dalam RPJMN 2020-2021 yang pembuatan rancangan sudah dilakukan setahun lalu. Namun kembali disesuaikan dengan masukan dari daerah di pulau Kalimantan.
Foto: Menteri PPN,Bambang Brojonegoro,memberikan keterangan pers depan awak media
Mengenai pemindahan ibu Kota sudah dibahas dan di sepakati Gubernur dalam respon masing-masing adalah intinya bahwa pemerintah pusat mempunyai kebijakan untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan, untuk lokasinya pada intinya kita mencari lokasi yang terbaik dari segala aspek jadi tidak memperhatikan siapa yang menang siapa yang kalah ini bukan kontes tapi ini adalah Politikal Will pusat pemerintahan atau ibu kota itu akan ada di Kalimantan yang didukung oleh semua Gubernur, “ tandasnya

”Kita melihat ada tiga lokasi Kalteng,  Kalsel dan Kaltim pemilihan kita melihat kriteria yang paling cocok Tapi yang paling penting semangat tidak ada yang menang atau kalah. Semua akan mendapatkan manfaat pemindahan ibu kota, ” tandasnya. 

Menurutnya alasannya bukit Suharto dicoret, karena bukit Suharto hutan lindung tentu nya komitmen kami terhadap semua pihak kita kita akan membangun pusat pemerintahan baru ini tidak akan mengurangi hutan lindung yang kita miliki, bagimanapun Kalimantan adalah paru – paru dunia, “ jelasnya
Foto:Menteri PPN Bambang Brojonegoro,membrikan pemaparan terhadap pserta
Intinya semua provinsi sepakat dan mendukung dimanapun lokasinya, Ini kajian strategis melihat bahwa memang sudah sebaiknya.Kajian kita mengenai pemerataan antara daerah dimana ada ketimpangan luar biasa antara pulau jawa dalam arti hanya pulau jawa dan juga untuk Indonesia bagian barat,Bali dan Sumatera dengan daerah lainya termasuk Kalimantan.

“ karena itu salah satu upaya kita melakukan perbaikan pemerataan salah satunya dengan mambangun pusat pemerintaan baru di pulau Kalimantan.  

Menurutnya pihaknya belum dapat mengumumkan lokasi yang menjadi IKN karena presiden yang akan mengumumkan. Namun pembanguan fisik ibu kota Negara (IKN) dimulai pada tahun 2021,” tutup Bambang (beny/kb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar