KODAM VI/MLW OPTIMALKAN PENANGGULANGAN KARHUTLA - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Rabu, 18 September 2019

KODAM VI/MLW OPTIMALKAN PENANGGULANGAN KARHUTLA

BANJARBARUA, Pemadaman dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan secara optimal oleh Kodam VI/Mlw termasuk wilayah Kalsel. Minggu, 15 September 2019.
Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto melalui Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Richard Tampubolon dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu juga telah menyampaikan, bahwa Kodam VI/Mlw yang juga terkait dalam tim Satgas Karhutla, akan tetap berupaya secara optimal untuk dapat mengatasi Karhutla tersebut."Terang Brigjen TNI Richard Tampubolon.

Sementara itu, Dandim 1006/ Mtp,  Letkol Arm Siswo Budiarto S.IP.MM.MI.Pol bersama anggotanya yang tergabung dalam Sub Satgas- 6 Kodim Martapura Karhutla turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di daerah Tambak Buluh dan Handil lima. Lokasi ini berada lingkaran daerah kabut asap Landasan Ulin timur Bandara Samsudin Noor.

Sub Satgas - 6 Kodim Martapura Karhutla bersama tim gabungan Karhutla dibantu Masyarakat Peduli Api melakukan pemadaman Karhutla yang telah terjadi. Pemadaman diupayakan secara optimal untuk memadamkan lahan yang terbakar.

Dalam keterangan persnya, Dandim 1006/Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto S.IP.MM.MI.Pol, menyampaikan, selama berada di lokasi Karhutla para anggota harus menanggung resiko haus dan mual serta perih karena pengaruh  banyak menghirup asap. Termasuk resiko iritasi mata karena asap yang sangat banyak di sekitar lokasi kebakaran.

Terkait lokasi yang terbakar, maka saat ini daerah rawan kebakaran hutan dan lahan telah dipetakan. Personel juga sudah disiapkan mulai dari tingkat Kodim sampai Koramil, namun karena lahan yang terbakar didominasi dengan lahan yang bergambut kering sehingga beberapa titik api jauh dari sumber air, sehingga pemadamanya sedikit mengalami kesulitan.

Meskipun begitu, Satgas karhutla akan terus berupaya maksimal untuk memadamkan titik api dan memastikan bahwa anggotanya di seluruh wilayah teritorial terus melakukan pemantauan titik api setiap harinya serta  upaya pemadaman apabila ada ditemukan titik api diwilayahnya hingga benar benar padam."Jelas Letkol Siswo.

Selain itu juga dilakukan upaya preventif, persuasif dan represif terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, ini juga dibuktikan dengan sudah diamankannya beberapa oknum pelaku atas dugaan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

Selain itu juga dihimbau kepada masyarakat  agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara pembakaran lahan dan hutan, ini karena ada konsekuensi hukum yang berlaku.

Oleh karena itu dalam hal ini berbagai upaya pencegahan Karhutla seperti sosialisasi juga telah dilakukan dengan harapan masyarakat dapat turut berperan aktif dalam rangka pencegahan Karhutla ini."Pungkas Letkol Siswo.
(Sigit/Pen).

Rilis : Pendam VI/Mulawarman.
Editor : Beny

Tidak ada komentar:

Posting Komentar