POM MINI/Pertamini Yang Tidak Memiliki Izin Batas Waktunya 31 Desember 2019 Akan Ditertipkan - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Rabu, 02 Oktober 2019

POM MINI/Pertamini Yang Tidak Memiliki Izin Batas Waktunya 31 Desember 2019 Akan Ditertipkan

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net- Surat Edaran Wali Kota tentang Ketertiban POM MINI/Pertamini di wilayah kota Balikpapan, bahwa keberadaan  POM MINI/Pertamini di Balikpapan tidak memiliki legalitas  ketentuan yang berlaku, dan sangat berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran secara sporadic, karena tidak memenuhi standar keselamatan kerja dan  lindungan sesuai ketentuan peraturan perundang –undangan, keberadaannya semakin meresahkan masyarakat.
Foto : Kasat Pol PP Balikpapan Zulkifli

Maka setiap  orang/ badan usaha dilarang melakukan kegiatan penyimpanan dan/atau  penjualan BBM eceran di seluruh wilayah kota Balikpapan, menggunakan  Dispenser tanpa memiliki izin.

“Apa bila ada POM MINI/Pertamini beroperasi setelah Surat Edaran ini dikeluarkan, akan dilakukan tindakan penertiban oleh Pemerintah Kota Balikpapan khususnya terhadap POM MINI/Pertamini yang sudah terlebih dahulu ada dan beroperasi di Balikpapan sebelum Surat Edaran ini dikeluarkan, maka diberikan kesempatan untuk mengurus dan memiliki izin, mulai Surat Edaran ini dikeluarkan sampai dengan tenggang waktu paling lambat  tanggal 31 Desember 2019. POM MINI/Pertamini yang tidak dapat memiliki izin sampai batas waktu tersebut, akan ditertibkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan.
 
Foto : Salah satu POM MINI/Pertamini Terbakar dengan dasat di Sukoharjo baru-baru ini
“Apabila terjadi hal-hal  yang tidak diinginkan terhadap POM MINI/Pertamini, maka pemilik POM MINI/Pertamini wajib bertanggung jawab terhadap segala dampak yang ditimbulkannya.

Sementara Kasat Satpol PP Zulkifli mengatakan, terkait dengan POM MINI sesuai surat edaran Wali Kota Balikpapan, intinya pemilik POM mini sesuai pendataan kurang lebih 100 yang ada di Balikpapan dan sudah 70 yang disidangkan dalam ketentuan yang berlaku kemudian kami mendapat kesimpulan dari proses yang ada, bahwa kepemilikan POM ini tidak memiliki izin apapun untuk operasionalnya tentu sangat berbahaya,” kata Zulkifli diruang kerjanya Rabu (2/10/19)

”Sekarang pemkot sudah mengeluarkan edaran dan melakukan penertiban langka-langkanya adalah pada saat ini kita sudah berikan surat edaran pemberitahuan bahwa, mereka diberi kesempatan sampai akhir bulan Desember 2019, sudah harus di akhiri menggunakan dispenser pom ini kalau mereka tidak memiliki izin,” jelasnya

Menurutnya kalau mereka bisa mendapatkan izin silakan, tapi pada tiba masa sesuai surat edaran mereka tetap saja melakukan aktifitas penjualan, mungkin langkah selanjutnya dilakukan penyitaan dispensernya,” ucapnya

Di Balikpapan sekarang kurang lebih ada 100 POM MINI yang beredar, namun menurut Kifli tidak menutup kemungkinan akan bertambah ,” tandas Kasat Satpol PP Balikpapan Zulkifli (beny)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar