Desalinasi Air Sudah Terealisasi Tahun 2020, 19 Investor Sudah Berminat - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Jumat, 29 November 2019

Desalinasi Air Sudah Terealisasi Tahun 2020, 19 Investor Sudah Berminat

Dirut PDAM Haidir Effendi : Pihaknya optimis tahun depan proyek tersebut dapat dilaksanakan   

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net- Kamis (28/11/19) PDAM Tirta Manggar Balikpapan melakukan sounding market sebagai bentuk awal penawaran kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha.
Foto : Dirut PDAM Tirta Manggar Balikpapan Haidir Effendi
Acara Sounding market berlangsung di Lantai III Aula Graha PDAM Balikpapan yang dihadiri 19 Calon Investor yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pemaparan konsep desalinasi air bersih

Direktur Utama PDAM Haidir Effendi berharapa tahun 2020 desalinasi air sudah terealisasi dari 19 investor yang berminat

Menurut Haidir, meski belum bisa dipastikan berapa jumlah badan usaha yang akan mendaftarkan diri, namun PDAM tetap melaksanakan tahapan proses dari penawaran proyek desalinasi,” ujar Haidir Kamis (28/11/19)

Intinya pihaknya optimistis tahun depan proyek tersebut dapat dilaksanakan.

"Kepinginnya saya 2020 itu sudah bisa terealisasi karena itu jadi atensi.
Supaya Balikpapan cukup air, sebetulnya akan tidak cukup juga karena nanti penduduk Balikpapan akan tambah," jelasnya.

Ia kembali menjelaskan proses tender proyek desalinisasi akan berlangsung 3-6 bulan dari proses pra kualifikasi yang rencananya akan di laksanakan paling cepat pada 5 Desember 2019.

Setelah mendapatkan pemenang tender, maka investor tersebut diberikan waktu maksimal satu tahun untuk proses konstruksi, Selanjutnya investor sudah harus bisa menjual airnya ke PDAM Kota Balikpapan,” ucapnya

“Tadi kita sampaikan, mereka harus sudah produksi maksimal setahun saat ditunjuk setelah menjadi pemenang tender dalam lelang. Sebenarnya itu gampang, mereka juga hanya modul saja sebetulnya," terang Haidir

Haidir menambahkan konsep kerajasama dari desalinasi sendiri nantinya perusahaan akan berinvestasi mengelola air laut. Kemudian setelah itu, air akan dijual ke PDAM dengan sistem jual curah.

Pihak PDAM nantinya akan membayar sesuai dengan hasil jumlah produksi dan dengan kesepakatan harga bersama yang telah disepakati.

"Harga awal misalnya 15 ribu per kubik, nanti berapa tahun sekali kita evaluasi kenaikannya berapa karena biaya pastin akan naik terus," tambahnya.
Kami mengakui bahwa saat ini pemerintah memang membuka peluang untuk perusahaan swasta dapat berinvestasi.

Namun untuk masalah terkait penjualan  ke masyarakat, Menurut Haidir  menyebut hal itu masih harus dilakukan melalui BUMN atau BUMD agar tetap dapat menjaga kendali harga di pasaran (*/kb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar