Komisi 1 DPRD Balikpapan Memberikan Apresiasi Pelayanan BPM2T Sudah Maksimal - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Rabu, 13 November 2019

Komisi 1 DPRD Balikpapan Memberikan Apresiasi Pelayanan BPM2T Sudah Maksimal

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net- Setelah melakukan sidak ke Kantor CatatanSipil Balikpapan rombongan Komisi I DPRD Balikpapan, melanjutkan sidaknya ke Kantor BPM2T Balikpapan Rabu ( 13/11/19)
 
Foto : Rombongan Komisi 1 DPRD Balikpapan bersama Kapala BPM2T
Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan Jhony Ng mengatakan, untuk pelayanan di perizinan juga sudah maksimal dan mereka juga sudah mendapat penghargaan dari instansi pemerintah di Jakarta yang artinya pelayanan yang dilakukan sudah luar biasa dan tempatnya rapi juga bagus. Tentunya jika kita ke Jakarta belum tentu ada pelayanan sebaik di Balikpapan.

Hal yang ditekankan yaitu pelayanan harus tetap dilaksanakan jangan sampai teledor , yang penting semua investor dan semua orang yang ingin mengurus perizinan agar dapat diperhatikan dan dipermudah dan Jangan dipersulit. "karena segala macam perizinan semua pasti ada efek terhadap per ekonomian di Balikpapan supaya PAD nya bertambah dan jika PAD nya bertambah maka pengangguran akan berkurang juga, " ucap Jhony

Sampai saat ini juga Komisi I DPRD belum menerima surat keluhan tentang perizinan dari masyarakat lalu dari instansi yang mengeluhkan masalah untuk pelayanan dan sementara masih berjalan dengan lancar.

Sebagai penyangga Ibu Kota Negara, Balikpapan pastinya harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya jangan sampai nanti ada investor yang akan kecewa dan kita harus berbuat yang terbaik untuk Balikpapan," harapnay

Mengenai pelayanan digital terutama untuk perizinan di BPM2T , itu ada kaitan dengan kebijakan dari menteri penanaman modal daerah itu ada, sebagian yang sudah berupa online dan Balikpapan mencoba mengikuti saja. 

"Tetapi kelihatannya sementara ini masih belum optimal , karena nanti akan ada lagi IMB yang akan dihapus, ada juga nanti jika izin gangguan itu dihapus, sementara untuk perizinan sangat disetujui karena itu termasuk mempersulit. "tapi jika IMB dihapus itu perlu dipertimbangkan, karena IMB ini termasuk pemasukan dana-dana PAD untuk Kota Balikpapan juga dan jika itu dihapuskan yang membangun pabrik itu dia memiliki landasan hukum nya itu apa," tegas Jhony

Seharusnya perlu dipertimbangkan jangan sampai IMB dihapuskan. Untuk penghapusan itu sendiri hanya wacana dan juga belum dilaksanakan. Jika penghapusan IMB tersebut benar dilaksanakan maka PAD kita akan berkurang, tentunya kita harus melihat dulu hasil dari evaluasi kita itu apa masih tetap diperlukan, "Seharusnya IMB jangan dihapuskan karena IMB itu sangat penting. Jika tentang masalah gangguan itu tidak masalah jika dihapuskan karena itu tidak ada manfaatnya yang ada hanya mempersulit perizinan saja.

"Untuk sementara kita ikuti saja perkembangan itu yang penting sudah berjalan didalam on the track sudah bagus jadi kita hanya meng evaluasi , mengawasi agar tetap berjalan dengan baik. Tentunya kita memberikan apresiasi kepada instansi instansi , dan mungkin termasuk Wali Kota juga perlu memberikan penghargaan kepada mereka agar mereka tetap semangat dalam memberikan pelayanan," tutup Jhony (beny)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar