KOMISI III DPRD KOTA BALIKPAPAN SIDAK PROYEK WADUK WONOREJO KAMPUNG TIMUR. - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Senin, 11 November 2019

KOMISI III DPRD KOTA BALIKPAPAN SIDAK PROYEK WADUK WONOREJO KAMPUNG TIMUR.

Ali Munsyir : proyek waduk wonorejo pekerjaannya baru tahap 20 persen

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net- Senin (11/11/2019) ,Komisi III DPRD Kota Balikpapan sidak ke Proyek Waduk Wonorejo Kampung Timur.
Foto : Sidak Komisi III DPRD Balikpapan ke Proyek Waduk Wonorejo Kampung Timur
Seperti yang diketahui, hal penting yang perlu diutamakan dikemudian hari dalam pengerjaan proyek ini , yang pertama saat dilihatnya bahwa pekerjaan proyek ini tidak bisa terkejar sampai dengan 15 Desember 2019 nanti karena baru sampai 20% tahap pekerjaan.

“Pekerjaan fisik seperti yang dilakukan sekarang ini tidak bisa dihitung bahwa nanti diupayakan , artinya kalau dibicarakan tentang tekhnis harian ini dalam jangka waktu 30 hari dari sekarang juga tidak bisa selesai dan hanya paling banyak bisa mencapai 50% saja,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Ali Munsyir.
Langkah yang akan diambil oleh Komisi III DPRD Kota Balikpapan ini adalah yang pertama bahwa kita akan memanggil PU dan Konsultan pengawas. Pekerjaan proyek ini juga sudah terkena pinalti satu kali, dan jika dalam satu tahun proyek ini tidak selesai , seperti yang ada didalam perjanjian kontrak mereka bisa diberikan penalty dan akhirnya akan di blacklist,” ucapnya
Dari pihak Legislatif sendiri sangat tidak puas dengan adanya proyek seperti ini , pekerjaan ini bisa dibilang mulia untuk merakyat orang banyak , menyangkut hajat orang hidup saja dan bukan menyangkut masalah banjir dan sebagainya. Jika sekarang pekerjaan seperti ini tidak sesuai dengan target lalu kedepannya akan jadi seperti apa perencanaan-perencanaan itu.

“Dalam sidak proyek kali ini juga ditemukan kalau pekerjaan proyeknya sangat terlambat, sekarang seharusnya mereka sudah dapat mencapai 60% tapi sekarang masih 20%.ungkap Munsyir
Sedangkan Anggotan Komisi III DPRD Balikpapan Taufik Qulrahman menambahkan, Jelas dilapangan sudah kita sesuai temuan dengan by data dan kita tidak asal sidak. Alhamdulillah, apa yang sudah dilaporkan oleh masyarakat kita sudah teruskan dan ternyata banyak benarnya, sesuai fakta dilapangan bahwa pekerjaan baru 20% diselesaikan sementara kontraknya sampai 15 Desember 2019 dan akan kita lihat proyek ini akan selesai atau tidak.

Sanksi terberat untuk proyek ini kita belum lihat dulu dan kita tidak bisa bicarakan ini bahwa akan terjadi blacklist sebelum kita RDP dengan PU dan Konsultannya.” jelas Taufik 

Menurut Taufik saat pemeriksaan diketahui juga ada kejanggalan dalam pekerjaan,"nanti kita akan lihat saat RDP dan OPD terkait. Jika tidak ada penyelesaian akan kita bawa ke pelaporan hukum di pusat karena sudah merugikan negara," ujar Taufik yang sangat dikenal sebagai Mantan Ketua Aktivis Anti Korupsi ( NCW ) Putra Kilat. beliau juga tidak akan pandang bulu jika ada yang merugikan uang rakyat dan memperkaya diri, "UANG RAKYAT KEMBALI KE RAKYAT UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT." ( triani )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar