PDAM Siap Hadapi Tantangan Menuju Perusahaan Profesional dan Mandiri - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Rabu, 11 Desember 2019

PDAM Siap Hadapi Tantangan Menuju Perusahaan Profesional dan Mandiri

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net- Perusahaan Derah Air Minum ( PDAM) Kota Balikpapan diharpakan mampu menghadapi tantangan masa depan untuk menjadi perusahaan yang lebih professional dan mandiri.
Tentunta harus didukung peraturan daerah (Perda), perusahaan dari Perusda jadi Perseroan daerah (Perseroda) dan Pemkot Balikpapan sebagai pemegang saham, karena 100 persen modalnya pemerintah daerah,” ujar Prof Nindyo Pramono SH MS, guru besar Universitas Gajah Mada pada diskusi publik bertema  Tantangan PDAM Kota Balikpapan menuju perusahaan yang lebih professional dan mandiri Selasa ( 10/12/19)

Kegiatan diskusi public yang digelar Forum Kajian Masyarakat Balikpapan (FKMB) bersama Universitas Balikpapan (Uniba)

Dalam acara diskusi public menghadirkan Ketua Kadin Balikpapan,modetator Dr Rozikin MH, kigitan ini dibuka  oleh Staff ahli Walikota Drs H Arbain Side MM serta Direktur Utama PDAM Balikpapan  Haidir Effendi. Dan peserta diskusi lainnya.
Menurut Nindyo tujuan mendirikan perseroda agar perseroan daerah ini dapat dikelola secara bisni professional, mandaptkan keuntungan untuk pendapatan daerah serta keperluan pembangunan di masyarakat.

Sementara,Direktur Utama PDAM Balikpapan Haidir Effendi mengatakan, diskusi ini turut membuka informasi dan wawasan bagai jajaran PDAM. Terutama mengetahui bagaimana seharusnya PDAM memosisikan diri, itu yang selama ini dianggap lengah karean tidak begiru memikirkan masalah aturan.

“Jadi PR ke depan bagaimana PDAM bisa lebih baik dan professional Kucinya adalah taat aturan dan tidak merugikan.
Berdasarkan saran dari narasumber utama. Dia pun setuju agar paling tepat PDAM berubah menjadi perseroda. Denag begitu pihaknya benar-benar dituntut bekerja professional.

“Karena ada pemisahan antara pemilik saham dan kepengurusan jadi masing-masing pihak harus professional baik dari pemilik saham, dewan komisaris dan direksi,” ucap Haidir
Namun terkait masa depan PDAM bertransformasi sebagai peseroda atau perumda,Haidir mengaku hanya mengikuti keputusan pemerintah daerah. Mengingat semua itu prerogative pemerintah daerah.

Prinsipnya apapun nanti bentuk amanah, PDAM Balikpapan sudah siap jalan mengikuti keinginan pemerintah daerah selaku pemilik modal.
“saya belum tau bagaimana political will daerah, kalau mau cepat dan professional perseroda.

Prisip kami dan tim sudah siap untuk terjun dengan tanggung jawab lebih besar ,” ujarnya
Tetapi sekali lagi kemabli bagaimana nanti sikap pemilik dalam hal ini pemerintah daerah ,” jelas Haidir

Sementara  Arbain side yang mewakili Walikota,dalam sambutannya,berharap agar PDAM disamping sebagai sebuah perusahaan derah juga dituntut untuk dapat bekerja secara professional sehingga dapat menjadi perusahaan yang mandiri.

“Oleh karean itu saya berharap PDAM dapat mewujudkan pekerja yang transfaran ini juga menjadi saran untuk melayani kebutuhan masyarakat sehingga dapat meningkatkan kualitas kuantitas pelayanan kepada masyarakat,” harapnya

Dan hasil diskusi ini sebut Arbain akan didapat masukan-masukan yang mampu mendukung kejayaan PDAM Balikpapan agar saetiap menghadapi berbagai tantangan, pelayanan yang optimal bagi masyarakat serta menjadi perusahaan yang sehat. Dan Direktur PDAM Haidir Effendi juga siap memberikan yang terbaik bagi pelayanan pelanggan PDAM,serta berupaya menjadi PDAM Balikpapan menjadi perusahaan yang madiri,” kata Arbain (/*kb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar