DPRD Semarang Lakukan Study Banding ke DPRD Balikpapan, Tentang Tugas Kewenangan Pimpinan DPRD - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Senin, 06 Januari 2020

DPRD Semarang Lakukan Study Banding ke DPRD Balikpapan, Tentang Tugas Kewenangan Pimpinan DPRD

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net - Senin ( 06/01/2020 ), DPRD Balikpapan mendapat kunjungan kerja dari DPRD kabupaten Semarang yang terdiri dari 6 orang, 4 pimpinan dan 2 sekretariat. Adapun maksud dan tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk studi banding tentang tugas dan wewenang pimpinan DPRD.
Foto : Humas Protokoler DPRD Balikpapan Yosef Gunawan
"Rombongan kerja tersebut diterima oleh sekwan Abdul Azis, Kabag Persidangan Asgem humas protokol dan juga kasubag komisi umum Dimana maksud dan tujuan dari dprd adalah menambah wawasan tentang beberapa voksi tentang refrensi dewan di kabupaten semarang, karena di awal tahun 2020 termasuk disana berkaitan dengan rencana kerja dprd yang lima tahunan dan satu tahunan," kata Humas protokol DPRD Balikpapan Yosef Gunawan yang mewakili Sekwan di ruang kerjanya Senin (6/1/20200

dipertanyakan juga terkait dengan perjalanan untuk konsultasi dan koordinasi, kaitanya dengan standar biaya dan tentang voksi AKD seperti bapemperda, banmus dan unsur pimpinan tetapi mereka lebih kepada pendalaman mereka tentang mereka akan ada nantinya sesuai dengan rapat disemarang mereka akan mencontoh tentang staff ahli ," ujar Yosef yang menjelaskan tentang kinjungan mereka

Sebagaimana diketahui, staff ahli yang ada di dprd balikpapan adalah staff ahli untuk unsur pimpinan yang terdiri dari tiga orang dan sudah di SK kan dan sudah dibuat honor untuk mencontoh hal tersebut. Sebagaimana yang sudah dijabarkan bahwasanya di dalam suratnya itu adalah tugas wewenang unsur pimpinan dan kita jabarkan bahwasanya tugas fungsi unsur pimpinan sebagaimana di PP 12/2018 tentang tatib dprd untuk pimpinan itu ada beberapa tugas wewenangnya antara lain, memimpin sidang kemudian menyimpulkan sidang dan mengambil keputusan hasil sidang.
Foto :Unsur pimpinan DPRD Semarang
lalu, menyusun rencana kerjasama terhadap pimpinan alat perlengkapan lainnya dan melakukan pembagian kerja untuk memilih ketua dan wakil ketua, menjadi juru bicara dprd, melaksanakan keputusan dprd, melaksanakan konsultasi dengan kepala daerah dan instansi lainnya sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan dprd.

Menurut Yosef, DPRD  kabupaten semarang juga menanyakan tentang bakumperda kajian, bagaimana balikpapan kajian itu ada 19, 6 inisiatif dprd dan 13 inisiatif dari eksekutif pemerintah daerah. Dprd kabupaten semarang juga ingin mencontoh referensi tentang apa saja inisiatif dewan untuk dprd itu.

Intinya, DPRD Kabupaten semarang juga merespon positif bahwasanya ternyata balikpapan sudah lebih maju. Dimana balikpapan sudah menganggarkan ada staff ahlinya, tergambarkan juga bahwa di semarang baru ada 2 kabag dengan posisi mereka itu dprd type A 50 anggota dengan jumlah penduduk satu juta lebih, itu juga menjadi refrensi mereka untuk pemindahan struktural dprd kabupaten semarang sendiri," tutup Yosef(beny)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar