Jajaran Polda Kaltim Menggagalkan Sabu 10.009 Gram Yang Akan Diselundupkan Ke Sulawesi - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Senin, 20 Januari 2020

Jajaran Polda Kaltim Menggagalkan Sabu 10.009 Gram Yang Akan Diselundupkan Ke Sulawesi

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net - Senin ( 20/01/2020 ), Polda Balikpapan melakukan Konferensi Press terkait Dugaan Tindak Pidana Narkotika Jenis Sabu Seberat Brutto 10.009 Gram.
Konferensi perss di pimpin langsung Irjen Pol Drs Muktiono,SH,MH, didampingi Direktur Resnarkoba Kombes Pol Alhmad Shaury dan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, di ruang Bidang Humas Polda Kaltim Senin ( 20/1/2020)

Seorang tersangka narkoba atas nama Addie Bin Taroli yang berusia 47 tahun dengan barang bukti sabu seberat brutto 10.009 Gram. Tersangka akan dikenakan undang undang narkotika Pasal 114 ayat 02, Pasal 112 ayat 02 no. 35 tahun 2009. Untuk pasal 114, ancaman pidana paling singkat 6 tahun, dan paling lama 20 tahun. lalu, untuk pasal 112 ancaman pidana nya adalah pidana mati atau seumur hidup, pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
“Jaringannya adalah Tawau, Sebatik, Nunukan, Samarinda dan Sulawesi Selatan. Polda Balikpapan akan terus kembangkan dari satu orang tersangka tersebut mudah mudahan kita bisa mendapatkan jaringannya lebih luas lagi dan barang bukti dapat segera dimusnahkan,” jelas Kapolda

Tersangka tersebut dilakukan penangkapan di dekat terminal dan yang bersangkutan berusaha untuk melarikan diri tetapi berhasil diamankan. upaya tersangka untuk menyembunyikan sabu tersebut yaitu ditaruh di dalam koper besar lalu ditutupi oleh beberapa plastik berwarna hitam.
Modus operasinya, tersangka ini berperan sebagai kurir lalu disuruh oleh seseorang untuk mengantarkan kepada orang lain. tersangka mengambil sabu tersebut menggunakan mobil pinjaman dari orang tersebut lalu koper yang berisi sabu tersebut dibawa menggunakan motor dan rencananya barang sabu tersebut akan dibawa ke sulawesi.

Dari pengakuan tersangka, dia dijanjikan untuk diberi upah sebanyak 100 jt rupiah jika barang tersebut sudah diberikan kepada penerima barang yang ada di sulawesi tersebut,” jelas  Kapolda (b/triani)  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar