Komisioner KPU Balikpapan,Serentak Menjadi Pembina Upacara di 4 Sekolah SMA/SMK - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Senin, 20 Januari 2020

Komisioner KPU Balikpapan,Serentak Menjadi Pembina Upacara di 4 Sekolah SMA/SMK

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net - Senin ( 20/01/2020 ), Dalam rangka rangkaian Go es To School salah satu bentuk sosialisasi dari KPU Kota Balikpapan dalam rangka mensosialisasikan pemilihan wali kota dan wakil wali kota di tahun 2020 ini.
Foto: Komisioner KPU Balikpapan Mega Fariany Ferry S.kom
" Salah satunya saat ini untuk goes to school pada hari senin ini kami diminta untuk menjadi pembina upacara dibeberapa sekolah. Diantaranya ada 4 sekolah serentak dan dihadiri oleh masing masing anggota komisioner KPU Balikpapan yang menjadi pembina upacara atau instruktur upacaranya," Kata Devisi Teknis Penyelenggara, Mega Fariany Ferry S,kom. di ruang kerjanya Senin (20/1/2020)

" Empat sekolah tersebut antara lain di SMK Kartika 51 Balikpapan dengan saya sendiri pembina upacara, kemudian di SMK Pangeran Antasari dengan oleh Ridwan, lalu di SMK Setia Budi oleh Pak syahrul dan di SMK Negeri 1 Balikpapan oleh Pak Yan Fauzi," ujarnya
Secara kesimpulannya hal ini merupakan salah satu bentuk daripada sosialisasi KPU Balikpapan untuk pemilihan wali kota dan wakil walikota di tahun 2020. Diharapkan kita mensasar pada target pemih pemula, dalam artian pemilih pemulai yang saat ini minimal berusia 17 tahun dan memiliki KTP Elektronik terutama pada saat hari - H. Dengan harapan mereka benar benar datang ke TPS dan mengetahui bagaimana fungsi pemilu itu sesungguhnya, tujuan dari pemilihan ini apa, kemudian mereka dapat berperan aktif.

Harapannya dengan adanya para siswa siswi berperan serta dan datang aktif ke TPS maka angka partisipasi masyarakat untuk pemilihan ini akan meningkat dibandingkan tahun atau pemilu pemilu sebelumnya,” ungkapnya

Untuk pemutakhiran data sampai saat ini sedang berlangsung, sehingga untuk jumlah pemilih ini belum pasti ada berapa tetapi paling tidak KPU berharap bisa menaikkan angka 5 sampai 10 persen dengan peran serta pemilih pemula tersebut,” jelasnya

Harapan kedepannya, paling tidak untuk pemilih pemula tetap berperan aktif mencari tahu bagaimana visi dan misi calon yang akan dipilih dan kemudian mereka datang ke TPS, memilih dengan benar dan tepat siapa yang akan menjadi calonnya sehingga itu benar benar menjadi suara dan juga menjadi bentuk partisipasi masyarakat,” harap mega (beny)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar