Satpol PP Balikpapan, Bongkar 148 Kios Pasar Rakyat Beler, Karena Tidak Memiliki Izin - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Kamis, 23 Januari 2020

Satpol PP Balikpapan, Bongkar 148 Kios Pasar Rakyat Beler, Karena Tidak Memiliki Izin

BALIKPAPAN,kabarbpp58.Net - Kamis ( 23/01/2020 ), Jajaran Satpol PP Balikpapan melakukan tindakan pembongkaran Pasar Rakyat yang bertempat di Jalan Beler.
 
Foto: Kasad Satpol PP Zulkifli,Asst 1 Saiful Bahri, Staf Ahli Drs Arbain Side
"Pembongkaran ini dilakukan karena pada 17 juli 2018 pemerintah kota melalui surat walikota sudah menghentikan adanya Pasar Rakyat ini dan minta diteruskan. tetapi kenyataannya kagiatan pasar ini berjalan terus, makanya Satpol PP melaksanakan pembongkaran. lalu, bisa dikatakan dalam pembangunan Pasar Rakyat ini sama sekali tidak memiliki izin. " kata Kasad Satpol PP Zulkifli di lokasi pembongkarang pasar rakyat jln Beler Kamis ( 23/1/2020)

"Inti sebenarnya dalam kegiatan ini adalah Perda, jadi dalam perda itu semua ada aturan. juga disampaikan kepada masyarakat jangan saat membangun seolah olah tidak ada pemerintah dan tidak aturan," ujarnya

Bangunan pasar ini sudah berdiri sejak 3 tahun yang lalu. Satpol PP terakhir menegur dengan pernyataan walikota, intinya bahwa tidak mungkin memberikan izin karena sudah dikaji oleh beberapa aspek dan meminta untuk berhenti dari upaya membangun pasar ini.Dalam hal ini pedagang juga tidak bisa disalahkan, mestinya pengelola pasar tersebut yang melindungi pedagang.," jelas Kifli

Sementara Asisten I Pemerintah Kota Balikpapan Saiful Bahri Menjelaskan, penertiban pasar ini dilakukan karena pemilik pasar tidak bisa memenuhi aturan yang harusnya dimiliki masyarakat dalam berkegiatan. yang pertama, perizinan nya tidak dilengkapi dan hal ini sudah beberapa kali diingatkan dan ada kurang lebih 148 kios yang ditertibkan.

Pedagang di pasar rakyat tersebut juga diketahui bukan masyarakat di daerah tersebut dan bahkan RT setempat keberatan dengan adanya pasar rakyat itu.,”jelas Saiful (beny/triani)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar