Sebanyak 130 Pedagang Rapak Plaza Lantai I, Keberatan Terhadap PT Hasta Nusa Indah Sebagai Pengelaloh dengan Menaikan Tarif Service Cash Setiap Tahun - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Rabu, 29 Januari 2020

Sebanyak 130 Pedagang Rapak Plaza Lantai I, Keberatan Terhadap PT Hasta Nusa Indah Sebagai Pengelaloh dengan Menaikan Tarif Service Cash Setiap Tahun

Roni : Pedagang sepakat berjuang harga service cash tetap diposisi Rp 50 ribu/mtr   

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net –Dengan adanya kejadian pemadaman listri oleh pihak pengelolah PT Hasta nusa indah dengan alasan akan menaikan tariff  service cash sampai sekarang belum ada kesepakatan antara pengelola dan pedagang Rapak Plaza lantai 1.
Foto : Wakil Pedang Rapak Plaza lantai 1 Roni
Sudah ada rapat pertemuan antara pedangan dengan pengelola tetapi tidak ada titik temu. akhirnya kami mengambil langkah mengirim surat ke Dewank dan hari itu kami sudah bertemu dengan anggota Komisi II DPRD Balikpapan Syukri Wahid, mengajukan  permohonan aduan tersebut sudah diterima dan tinggal meneruskan ke Ketua DPRD.

Pada hari itu sudah disurati untuk RDP dan rencananya hari selasa tanggal 28 januari 2020 kemarin pukul 10.00 pagi, tetapi ada perubahan jadwal karena Ketua DPRD ada rapat mendadak jadi akhirnya ada perubahan,” kata Wakil Ketua pedagang Rapak Plaza lantai 1 Roni.di tokonya Rabu (29/1/2020)
Foto : sebagai pedagang menutup kiosnya akibat sepinya dan naiknya service cash tiap tahun
“makanya, sempat ada miss komunikasi dengan pengelola, karena pengelola tersebut tetap jalankan aturannya. Pedagang belum mau membayar service cash angka uang terbaru dan maunya tetap dengan harga yang lama dan dilakukanlah pemadaman oleh PT.hasta nusa indah. Toko yang dipadamkan hanya ada 11 toko, tetapi pedagang di rapak plaza ini sudah ada kesepakatan sebelumnya " kalau nanti memang ada pemadaman dari PT.hasata nusa indah sebagai pengelola, nanti pedagang akan sepakat untuk mematikan lampu mereka,” ujar roni

Akhirnya ada kesepakatan bahwa untuk sekarang pedagang membayar dahulu dengan harga yang baru dan ada kesepakatan tertulis. apapun hasil di RDP nanti yang akan dijadwalkan ulang oleh DPRD maka hasil itu nanti yang harus diterima.
 
Foto : Rapak Plaza yang sep pengunjungnya
Untuk biaya cash permeter sendiri dari tahun 2014 dari harga 30 ribu naik menjadi 45 ribu, lalu Januari 2019 itu naik dari 45 ribu menjadi 49 ribu. Untuk harga baru mereka menaikkan dari 49 ribu menjadi 53 ribu.

Menurut Roni,kalau dirincikan harga service cash ukuran toko rata-rata 18/m2, harga yang baru rp 53.000 x 18/m2 ditambah ppn jadi jumlah yang harus dibayar pedagang Rp 1.049.400/ beluan apa ini tidak memberatkan pedagang," tegas roni  

Alasan pihak pengelola menaikkan harga tersebut adalah untuk operasionalnya, mereka hitung semuanya dari yang katanya UMK naik dan lain lain. Sedangkan, mereka sudah menyediakan semua fasilitas fasilitas yang diinginkan oleh para pedagang tersebut. Para pedagang juga ingin harga service cash tersebut tetap di angka 50 ribu dan tidak naik lagi,” jelarnya (beny).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar