Komisi I DPRD Balikpapan, Meminta Tambahan Runway Airport Agar Segera Terealisasi - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Selasa, 04 Februari 2020

Komisi I DPRD Balikpapan, Meminta Tambahan Runway Airport Agar Segera Terealisasi


Johny : Bandara Balikpapan anjlok 30 % karena penumpangnya lari ke samarinda


BALIKPAPAN,kabarbpp58.net - Selasa ( 04/02/2020 ), Komisi I DPRD Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan RDP dengan pihak Angkasa Pura.
 
Foto : Ketua Komisi I DPRD Balikpapan H.Johny Ng
Pada intinya, Komisi I DPRD Kota Balikpapan meminta untuk tambahan runway airport agar dapat segera terealisasi seperti apa dan masalahnya apa yang komisi I perlu untuk membantu pihak Angkasa Pura. Ternyata, khusus untuk ganti rugi tanah masyarakat yang ada kaitan dengan perpanjangan runaway ini diserahkan kepada pihak pengurus pemkot bersama dengan pemprov di Samarinda Provinsi.

Jadi, berikutnya Komisi I akan datang ke instansi walikota bagaimana kaitannya tentang pembrbasan lahan selanjutnya untuk perluasan perpanjangan runway Angkasa Pura.” Kata Ketua Komisi I DPRD Balikpapan H.Johny Ng diruang komisi I Selasa ( 4/2/2020)

Komisi I juga meminta pihak Angkasa Pura agar berinovasi bagaimana untuk membantu pemerintah kota mencari PAD Kota Balikpapan. Karena, adanya lapangan terbang di Samarinda itu sangat terpukul juga di Bandara Balikpapan yang mana sampai anjlok 30% karena penumpangnya lari ke samarinda.

Jadi, untuk menanggulangi hal tersebut tentunya Angkasa Pura harus banyak berinovasi mencari masukan masukan yang lain. Termasuk juga di Airport itu ada pro promosi, jadi d Airport itu sendiri boleh dipakai oleh Event Organizer ( EO ) atau siapapun yang mau membuat acara sekaligus mempromosikan bandara tersebut juga, dan itu ada kaitan beberapa hal di Angkasa Pura,” jelasnya

Tentunya, Pihak Angkasa Pura sudah menjawab semua pertanyaan dan Komisi I memberikan apresiasi kepada pihak Angkasa Pura yang baru ini telah menerima penghargaan Airport yang berskala antara 5 sampai 25 juta penumpang pertahun yang mana kota Balikpapan menempati posisi No.01 di seluruh dunia.

Untuk hektar tanah yang dimiliki warga, Komisi I tidak mengetahui persis berapa hektar tanah tersebut. maka dari itu harus dipanggil pihak pemkot dan provinsi bahwa ini sudah dibebaskan atau belum. Karena perluasan bandara ini sangat penting buat kita juga, kalau lahannya sudah dibebaskan maka menteri perhubungan tinggal mencari dana untuk pembangunannya itu ,” tutup Johny ( beny).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar