Muhaimin: Sekolah Berani Menyalagunakan Dana BOS Siap-Siap Saja Akan Diperiksa BPKP - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Kamis, 20 Februari 2020

Muhaimin: Sekolah Berani Menyalagunakan Dana BOS Siap-Siap Saja Akan Diperiksa BPKP

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan sudah ada program transparasi dana BOS mulai dari tahun 2017 dan memang diminta semua sekolah untuk mengumumkan bersama komite sekolah berapa dana BOS yang diterima lalu digunakan untuk apa saja.
Foto ; Kadisdikbud Ir Muhaimin MT

" Jika ada regulasi baru yang terkait dengan aturan dana BOS apalagi sekarang ditambah jumlahnya masing masing 100 ribu untuk SD, SMP, SMA dan SMK dinas tetap akan mendukung edaran dari menteri itu termasuk kebijakan pak menteri bahwa sekolah harus mengumumkan," Kata Kadisdikbud, Ir.Muhaimin,MT diruang kerjanya Kamis (20/02/2020)

Di era transparasi seperti sekarang masyarakat terutama para Orang Tua berhak tau berapa dana BOS yang diterima oleh sekolah kemudian kegunaannya untuk apa saja.

Untuk penggunaan dana BOS sudah ada juknis yang dikeluarkan di kementrian, hanya untuk membayar guru honor, untuk berbelanja barang dan jasa, untuk belanja modal kemudian untuk kegiatan lainnya termasuk pembelian buku.

" Masing masing sekolah juga sudah punya yang namanya  RKA ( Rencana Kerja Anggaran ) yang dibuat oleh sekolah bersama komite. Jadi, tidak ada masalah untuk berapa dana BOS yang diterima digunakan untuk apa saja dan masyarakat memang berhak untuk tau," ujarnya

Dana BOS dari dulu memang tidak turun ke dinas. Jadi dulu dana BOS pusat itu dari kementrian ke dinas provinsi kalimantan timur kemudian ke sekolah dan sekarang tidak lewat dinas provinsi kalimantan timur tetapi langsung dari kementrian ke sekolah.

Dana Bos ini juga memiliki plus minus, plusnya yang pertama  adalah anggaran lebih cepat cairnya karena birokrasinya lebih cepat, lalu yang kedua karena anggaran tersebut lebih cepat cairnya sekolah diharapkan para bendahara, para pengelola kegiatan bisa lebih cepat membuat laporan.

" Dana BOS itu kan diperiksa oleh 3 instansi, dari inspektorat kota, BPKP dan Irjen Kemendikbud. Tentu kalau sekolah berani melakukan tindakan yang menyalahi dana bos tersebut maka siap siap saja akan diperiksa oleh 3 instansi tersebut," jelas muhaimin

Diharapkan mudah mudahan semua kepala sekolah itu mampu melaksanakan kegunaan dana bos dengan baik dan benar,” harap Muhaimin (triani/kb)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar