PDAM Balikpapan, Sementara Pelayanan Dibatasi dan Akan Mengarahkan Pembayaran Ke-PPOB - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Jumat, 20 Maret 2020

PDAM Balikpapan, Sementara Pelayanan Dibatasi dan Akan Mengarahkan Pembayaran Ke-PPOB

BALIKPAPAN,kabarbpp58.net - Jum'at ( 20/03/2020 ), PDAM Kota Balikpapan akan melakukan penyemprotan desinfektan untuk keseluruhan lingkungan kerja PDAM Balikpapan yang berguna untuk meredam penyebaran virus corona. Pada saat setelah waktu shalat jum'at kantor PDAM akan di sterilkan dari seluruh ruangan lantai 1 sampai dengan lantai 3.
Foto: Kabag Hublang PDAM, H Sungkuwo
Kabag Hubungan Pelanngan, H. Sungkowo menjelaskan bahwa arahan dari direksi PDAM Kota Balikpapan pelayanan tetap berjalan. Tetapi, untuk meredam penyebaran virus tersebut PDAM sudah menyediakan sistem pelayanan yang akan diarahkan untuk pengaduan atau keluhan pelanggan akan diarahkan ke media sosial.

PDAM melayani juga menyediakan cairan desinfektan untuk tamu atau pelanggan yang hadir untuk melaporkan ke PDAM dan sebuah alat untuk masalah tekanan suhu khususnya di pelayanan PDAM Kota Balikpapan.
 Dalam informasi nantinya PDAM Balikpapan akan mengarahkan semua untuk pembayaran ke PPOB yang tersebar di Balikpapan.

H. Sungkowo berharap agar pelanggan lebih mengerti karena penyebaran virus corona ini sudah sangat meluas khususnya di Kota Balikpapan. Jadi untuk mengurangi penyebarannya untuk pelayanan dibatasi agar penyebaran virus tersebut tidak meluas sehingga mengakibatkan Balikpapan terkena imbas dari virus tersebut.
Karyawan PDAM Balikpapan sendiri sudah dihimbau untuk membatasi dalam ruang lingkup bekerja, salah satunya tidak ada lagi dalam ruang tertutup di PDAM ini terjadinya karyawan mengumpul di satu tempat yang akan mengakibatkan penyebaran virus lebih mudah.

Untuk pelayanan tetap berjalan seperti biasa,pelayanan publik memabg harus dilayani tetapi tidak tau kedepan sistemnya itu akan dioptimalkan di sistem online  sampai batas waktu yang belum ditentukan,” jelas Sungkowo (beny/kb).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar