Pelanggan PDAM, Harus Punya Tanggung Jawab Meteran Air dan Jaringan Pipa Dirumah - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Kamis, 19 Maret 2020

Pelanggan PDAM, Harus Punya Tanggung Jawab Meteran Air dan Jaringan Pipa Dirumah

BALIKPAPAN,kabarbbp58- Pelanggan PDAM sering mengeluh, mengapa rekening airnya tinggi? Tentu jangan buru-buru menyalahkan PDAM, sebab ada beberapa hal yang perlu untuk dicermati. Di antaranya kebocoran dan di sisi meter air (water meter) milik pelanggan.
Foto : Kasubag Costumer Service PDAM Balikpapan Nurhadi

Kasubag Costumer Service PDAM Kota Balikpapan, Nurhadi mengatakan, terkadang complain pelanggan baik saja, hanya sering belum mengetahui kejadian yang sesungguhnya. “Meski edukasi sering dilakukan tapi masih ada pelanggan belum paham. Sehingga, ini perlu terus disosialisasikan.

Secara sistem pencatatan  meter air, PDAM Balikpapan sudah tidak lagi manual. Sistem digitalisasi. Petugas water meter datang ke rumah-rumah pelanggan dengan pola door to door. Saat itu, rekening penggunaan air pelanggan difoto menggunakan smartphone dan diakses ke bagian meter air di kantor pusat. “Jadi tidak akan mungkin keliru, kecuali ada human error dan itu dapat diklarifikasi ke kantor PDAM,” kata Nurhadi di ruang kerjanya Senin (15/03/2020)

 “ Selain itu tambahnya, pelanggan harus punya tanggung jawab untuk terus menjaga meteran air dan jaringan pipa di rumah. Sebab, jika rekening air naik dari bulan sebelumnya, ada sejumlah hal terjadi. Misalnya, kerusakan dan kebocoran pipa di rumah (persil). “Harus ada upaya juga dari pelanggan, caranya mengontrol pemakaian air di rumah, diperlukan 5 menit untuk melakukan pemeriksaan. Jika ada kebocoran dapat segea diantisipasi tidak sampai berlama-lama

Lalu bagaimana melakukan identifikasi kebocoran pipa di rumah pelanggan Ada sejumlah cara  seperti menutup semua kran pada  instalasi pipa persil anda (dari meteran menuju ke rumah).

Setelah kran ditutup, tahapan selanjutnya memeriksa meteran air apakah jarum penunjuk atau angka meter berputar (jalan) atau tidak. Nah, jika jarum penunjuk angka meter tidak berputar berarti saluran pipa persil keadaanya baik alias tidak ada kebocoran atau kerusakan. “Sebaliknya jika jarum penunjuk angka meter berputar, maka dipastikan itu ada kebocoran atau kerusakan. Asalkan, kran sudah ditutup seluruhnya,” jelas Nurhadi.

Lalu kalau ada kebocoran,mengharap kepada pelanggan untuk melakukan tindakan yakni,  pada pipa dalam rumah yang berwarna merah dapat digunakan untuk melakukan emergency stop. “Pelanggan juga dapat memperbaiki kalau ada kebocoran. Catatannya,  biaya perbaikan atau kerusakan dan kebocoran setelah meter air menjadi tanggung jawab pelanggan. Ini yang masih belum dipahami pelanggan,

Tapi katanya, melonjaknya  tagihan air PDAM  terjadi bukan ada kebocoran atau kerusakan saja. Ada pula lupa menutup kran air atau adanya sambungan illegal setelah meteran. “Nah yang sering terjadi adalah petugas tidak dapat membaca meter air karena penghuni menutup rapat rumahnya atau rumah terkunci dan penggunaan air di luar kebutuhan pokok misalnya mencuci mobil dan menyiram tanaman. Ini kan tidak disadari pelanggan,”, jelanya (beny/kb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar