- Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Selasa, 31 Maret 2020

*SKK Migas – KKKS Dukung Penanggulangan Wabah Covid -19*

Sebagai bentuk kepekaan dan kepedulian pada wabah virus Corona Virus Desease-19 (Covid-19) yang menjadi ancaman bagi masyarakat, SKK Migas dan KKKS wilayah Kalimantan dan Sulawesi turun tangan memberikan dukungan pada masyarakat dan pemerintah daerah. Dimana kebutuhan pendukung bagi tenaga medis didaerah yang sedang menangangi pihak-pihak yang dinyatakan positiv terpapar virus Corona, saat ini mulai dirasa kekurangan . Selain itu kegiatan usaha hulu migas juga telah mendukung kegiatan penyemprotan disinfektan difasilitas-fasilitas pendidikan guna mencegah berkembangnya virus ini. 

Secara cepat SKK Migas melakukan koordinasi dengan  beberapa KKKS seperti Pertamina Hulu Mahakam (PHM, Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), Pertamina Hulu Sangasanga (PHSS), Pertamina EP Asset 5, ENI Muara Bakau, Saka Sesulu, Mubadala Petroleum, Ophir dan JOB Pertamina – Medco Tomori (JOB Tomori ) untuk dapat menyiapkan beberapa kebutuhan yang diperlukan rumah sakit  atau fasilitas kesehatan didaerah. Walaupun stok yang ada sangat terbatas, berbagai upaya tetap dilakukan untuk memperolehnya. Kendala-kendala ini lah yang membuat SKK Migas Kalsul – KKKS harus berpikir keras mencari dan mendistribusikannya.

Diakui Senior Manager Kehumasan SKK Migas Kalsul Sebastian Julius pihaknya banyak mendapat permohonan bantuan dari pemerintah daerah terkait dukungan bagi tenaga medis yang saat ini menjadi garda terdepan dalam penanggulangan wabah COVID -19. Secara cepat pula SKK Migas merespon dengan mengajak KKKS untuk dapat membantu sebisa mungkin apa yang menjadi kebutuhan pemerintah daerah tersebut.
" Kami sudah berikan dukungan untuk beberapa daerah seperti masker, hand sanitizer, alat pelindung diri. Barang-barang tersebut sudah kami ditribusikan melalui dinas kesehatan setempat, Puskesmas dan PMI” ujar Sebastian. Terkait barang-barang yang dibutuhkan, hingga kini pihak SKK Migas – KKKS terus mengupayakan.

Ditambahkan Sebastian, selain itu beberapa KKKS juga telah melakukan penyemprotan desinfektan dibeberapa titik seperti kantor pemerintah dan sekolah-sekolah.  Penyemprotan desinfektan ini sudah dilakukan sejak (23 /3) lalu menyasar beberapa lokasi dan masih akan berlangsung.

Walaupun pergerakan terbatas, sejauh ini kegiatan produksi migas tetap berjalan dengan normal. SKK Migas terus melakukan koordinasi dengan KKKS agar wabah Covid-19 tidak sampai menggangu produksi migas, khususnya wilayah Kalsul.

Sebastian juga mengingatkan agar seluruh pekerja kegiatan hulu migas mendukung penuh arahan dari pemerintah, tetap melakukan kewaspadaan dengan melakukan isolasi diri dengan tidak berpergian jika tidak ada hal terlalu penting.

“Kami mendukung himbauan pemerintah dengan  melakukan Work from Home , namun semua pekerjaan kami harapkan dapat berjalan dengan baik. Semoga wabah ini segera selesai dan semua kembali normal”harap Sebastian.

Departemen Humas SKK Migas Kalsul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar