PHKT Berbagi Bantuan di PPU Cegah COVID 19 - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Jumat, 03 April 2020

PHKT Berbagi Bantuan di PPU Cegah COVID 19

Balikpapan,kabarbpp58.net-- SKK MIGAS – PERTAMINA HULU KALIMANTAN TIMUR (PHKT) dalam upaya mendukung program pemerintah dalam upaya untuk pencegahan penyebaran COVID-19, didukung oleh SKK Migas dan Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melaksanakan Gerakan Peduli Hulu Migas melalui penyampaian bantuan untuk
mendukung upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di sekitar wilayah operasi PHKT di  Kalimantan Timur

Bantuan tersebut diutamakan untuk wilayah disekitar daerah operasi PHKT yang ada di Balikpapan, Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara dan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Adapun bantuan yang telah di sampaikan antara lain 1500 masker yang diberikan masing masing 500 masker untuk Dinas Kesehatan Balikpapan, Puskesmas Marangkayu, Kukar dan Dinas Kesehatan PPU.  Dukungan bantuan juga telah  disampaikan  APD untuk Puskesmas Marangkayu  berupa 10 Haznat Tyvex, 2 Safety Glass, 1 Face Shield dan 10 Masker N95.

Selian itu untuk percepatan program CSR PHKT di bidang kewirausahaan yang telah direncanakan sebelumnya, diberikan juga bantuan 35 buah mesin jahit, 25 mesin obras dan 1 mesin bordir kepada 2 (dua) kelurahan dan 1 (satu) desa di wilayah Kecamatan Penajam, yang difokuskan untuk membuat masker yang cukup langka keberadaanya dan sangat dibutuhkan masyarakat PPU saat ini.
Upaya yang telah dilakukan PHKT diwilayah kerjanya di PPU dan daerah lainnya mendapat apresiasi dari Kepala SKK Migas Perwakilan  Kalimantan dan Sulawesi, Syaifudin. Beberapa bantuan tersebut menjadi eksistensi, bahwa kegiatan hulu migas di PPU sangat respon bekerjasama dengan stakeholder didaerah didalam mencegah penyebaran  COVID – 19.
“Mari kita bersama-sama mencegah penyebaran virus COVID – 19 dengan kemampuan masing-masing. Kami dari kegiatan hulu migas berharap, upaya bantuan yang telah diberikan  kepada stakeholder di PPU dapat mendukung kerja pihak-pihak yang berada di garda terdepan dalam penanganan virus Corona ini”terang Syaifudin.

Syaifudin juga mengingatkan kepada seluruh pekerja di lingkungan KKKS agar tetap mematuhi dan mendukung himbauan pemerintah daerah. Namun disisi lain KKKS tetap diharapkan untuk tetap menjaga produksi migas agar tidak terganggu. Hal ini karena migas masih menjadi salah satu sumber energi negara yang sangat dibutuhkan.

“Dengan berbagai upaya produksi migas di KKKS harus tetap berjalan dengan baik,  karenanya tetap jaga kesehatan diri masing-masing dan selalu koordinasi dengan SKK Migas jika ada kendala dilapangan ”tandasnya (danang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar