- Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Senin, 27 April 2020

 Senin (27/4/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan terima 22 hasil swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam pers rilisnya memaparkan  sebanyak 4 swab terkonfirmasi positif, 1 pasien yang terkonfirmasi positif hari ini merupakan dari klaster Gowa yang sebelumnya masuk dalam kasus orang dalam pemantauan (ODP).
“Hari ini kita menerima 22 hasil swab. 4 pasien yang terkonfirmasi positif, satu positif baru dari ODP klaster Gowa masuk RSKD laki laki usia 56 tahun,” kata Rizal.
Rizal mengatakan klaster Gowa yang kemarin belum melakukan rapid test, jadi kita mohon kepada klaster Gowa ini melakukan rapid test kedua, karena di beberapa daerah hasilnya banyak yang positif.
Sementara, 3 pasien yang terkonfirmasi positif  merupakan pasien yang sudah termasuk dalam data pasien positif, dan sudah beberapa kali dilakukan uji swab berulang, namun hasil yang didapat masih dinyatakan positif Covid-19.
“3-nya positif hasil swab yang berulang, sebelumnya sudah positif jadi sekarang masih positif masih di RSKD dan sisanya 18 hasilnya negatif, sebagian dari pasien ODP ,” lanjut Rizal.
Per Senin (27/4/2020) sebanyak 28 pasien positif Covid-19, PDP 34 pasien, ODP 728, 4 pasien meninggal, dan 6 pasien sembuh.
“Spesimen yang masih di Surabaya ada 28 mudah-mudahan tidak ada yang positif supaya tidak bertambah lagi,” tuturnya.
Rizal menyampaikan tim Gugus Tugas Covid-19 kesulitan saat menunggu diperiksa secara bergiliran di BBLK Surabaya,  mudah mudahan tanggal 29 April kita dapat info PCR yang ada di RSPB akan datang, jadi tinggal 2 hari lagi. ” Mudah-mudahan diawal bulan Mei swab sudah bisa dilakukan pemerikasaan di laboratorium RSPB, sehingga kita tidak perlu nunggu waktu lama,” ucapnya.
Disisi lain kepala Dinas Kesehatan Kota Dr Andi Sri Julianty mengemukakan sambil menunggu operasional PCR di lab RSPB mulai hari ini dilakukan pengambilan swab dan akan dikirim kembali  ke PUSLITBANKES Jakarta jadi bukan ke BBLK surabaya karena sulitnya jalur cargo.
“Adanya pembicaraan Dinkes Provinsi dengan Menkes memperoleh keputusan pemeriksaan swab Kaltim kembali di kirim kembali ke Puslitbankes jakarta”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar