Abdulloh : Kepada Media Untuk Manyajikan Berita Sesuai Kaedah Jurnalistik - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Sabtu, 16 Mei 2020

Abdulloh : Kepada Media Untuk Manyajikan Berita Sesuai Kaedah Jurnalistik

KabarBpp58.Net-Balikpapan-Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh meminta kepada Media mainstream, baik cetak maupun elektronik, siber untuk menyajikan berita sesuai kaedah jurnalistik.
Abdulloh menilai, terlalu dini Media memberitakan adanya anggota DPRD Balikpapan positif virus Corona, pada Kamis (14/5/2020) lalu.

"Sementara hasil rapid test dari 45 anggota belum diterima," ungkap Abdulloh, Jumat (15/5/2020) kemarin, di Kantor DPRD Balikpapan.

Ketua DPRD Balikpapan membantah kedua anggota DPRD Balikpapan, tidak pernah melakukan perjalanan ke Surabaya.

"Kedua anggota dewan disebutkan dalam salah satu Media reaktif COVID-19, tidak pernah kemana-mana," tegas Abdulloh.

Sebelumnya, 75 sekretariat dewan dan 45 anggota dewan melakukan rapid test 2 (dua) hari berturut-turut. Guna memeriksa dan memastikan kondisi imun tubuh masing-masing.

Hal itu terkait, profesi anggota DPRD mengharuskan turun langsung ke lapangan bertemu masyarakat, memantau dan melakukan pengawasan terkait, kondisi pandemi COVID-19 di Balikpapan.

Meski anggota PRD Balikpapan telah melakukan ke dua kali rapid test, dengan sembilan orang dinyatakan reaktif. "Namun, belum tentu mereka positif corona," ucap Abdulloh.

"Kami berharap, agar Media dapat melakukan peliputan sesuai dengan kaidah jurnalistik, khususnya peliputan terkait pandemi virus Corona," ucapnya.

"Dalam penyampaian berita COVID-9 ini, tetap mematuhi kode etik. Untuk tidak merugikan 
pihak lain," bebernya.

DPRD Balikpapan melalui divisi hukum dan secara kelembagaan akan melayangkan somasi kedua media, telah merilis pemberitaan dinilai tidak seimbang tersebut.

Abdulloh menilai, hasil rapid test reaktif, belum tentu dinyatakan seseorang terinfeksi virus corona.

Termasuk adanya rapid test, dua kali sebelum kemudian dilakukan uji swab atau pemeriksaan laboratorium, PCR (polymerase chain reaction).

"Makanya jangan langsung di justice bahwa sudah otomatis positif corona," tegas Abdulloh.

Abdulloh menambahkan, bagi anggota dewan, memiliki hasil rapid test reaktif akan mengajukan uji swab. Untuk mengetahui kebenaran, positif atau negatif virus Corona,’jelasnya (triani).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar