Tiga Butir Pernyataan Sikap Macan Borneo, RUU HIP Harus Dibatalkan - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Minggu, 05 Juli 2020

Tiga Butir Pernyataan Sikap Macan Borneo, RUU HIP Harus Dibatalkan

 Kabarbpp58.net,Balikpapan, Sebagai bentuk kepedulian menyelamatkan Pancasila dari paham komunis melalui Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Ormas Macan Borneo (Masyarakat Cendekiawan Borneo) membuat pernyataan sikap dengan menolak RUU HIP di Sekretariat Macan Borneo Perum Vila Damai Kecamatan Balikpapan Selatan, Sabtu (4/7).

Diikuti keluarga besar Macan Borneo mulai dari DPP, DPC dan PAC serta Dewan Penasehat DPP dengan mengeluarkan 3 (tiga) butir pernyataan sikap, yakni : Menolak RUU HIP Jangan Ditunda, Melainkan Dibatalkan. Menjunjung Tinggi dan Mempertahankan bahwa Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia, Adalah Harga Mati. Serta. Siap Menjaga Stabilitas Keamanan Bersama Elemen Masyarakat, dari Ancaman Pihak Pihak yang tidak Bertanggung Jawab.

Menurut Ketua DPC Macan Borneo Balikpapan Muhammad Fadliannur, walaupun kita tidak mengikuti aksi turun kejalan tapi Macan Borneo tetap mendukung rekan-rekan yang melakukan aksi long mach dengan membuat pernyataan sikap yang dipublikasikan melalui media massa.

"Macan Borneo tetap Pancasialis dan Merah Putih Sejati. Untuk itu dengan tegas menolak RUU HIP segera dibatalkan, "tegas Fadli.

Sementara itu Ketua Umum Macan Borneo Basuki Rahmat, SKM membenarkan adanya pernyataan sikap dari Macan Borneo untuk menolak segala bentuk yang akan mengrongrong Pancasila sebagai dasar negara. Karena pada dasarnya Macan Borneo adalah Pancasialis dan Anti Komunis.

"Sebagai ormas kedaerahan Macan Borneo menolak RUU HIP dan Tetap menjaga kondusifatas Balikpapan. Macan Borneo adalah Pancasialis dan Anti Komunis, "ungkap Basuki.

Menurut pantauan media ini, pelaksanaan pernyataan sikap yang dilakukan Macan Borneo berjalan tertib, aman dan terkendali. Setelah selesai pernyataan sikap dilanjutkan dengan silaturahmi dan diskusi terkait perkembangan Macan Borneo, khususnya terkait DPC dan PAC. (edy).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar