Abdulloh : RDP dengan DKK, Terkait Pengembangan Penularan Covid-19 di Balikpapan Semakin Meningkat - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Selasa, 18 Agustus 2020

Abdulloh : RDP dengan DKK, Terkait Pengembangan Penularan Covid-19 di Balikpapan Semakin Meningkat

Kabarbpp58.net,Balikpapan - Selasa ( 18/08/2020 ) Komisi IV DPRD Kota Balikpapan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Dalam Rapatnya mereka membahas terkait dengan Pengembangan Penularan Covid-19 di Kota Balikpapan yang semakin meningkat. Ada beberapa hal yang harus disiapkan , salah satunya adalah perlengkapan yang diperlukan oleh Dinas Kesehatan Kota maupun Perbaikam fasilitas di RSUD Balikpapan.

Ketua DPRD Kota Balikpapan , Abdulloh S.Sos menyampaikan bahwa tidak ada spesifik hanya menambahkan kegiatan kegiatan yang belum ter anggarkan di KUA PPAS 2021 , maka akan dialokasikan yang baru untuk ditambahkan di Dinas Kesehatan maupun RSUD.

Di RSUD sendiri termasuk BLUD dan dengan kondisi seperti ini tidak ada pasien yang datang yang berarti tidak ada pemasukan. Dengan adannya covid-19 ini pemasukan menjadi turun drastis sehingga harus di cover oleh APBD untuk menggaji Dokter , Karyawan , Perawat.

Kemudian , ada beberapa peralatan yang dari hasil kerja sama PT. Pama yang telah menyediakan mesin test swab. Tetapi , RSUD juga harus menyiapkan gedung sehingga jika alat tersebut sampai di RSUD alat tersebut dapat dipergunakan.

Lalu , Dinas Kesehatan Kota Balikpapan alokasi untuk penanganan Covid-19 tahun 2021 di KUA PPAS belum ter-alokasikan. Jadi , pada finalisasi yang dilakukan saat RDP maka ter alokasikan untuk semua penanganan Covid-19 tahun 2021 dan karena harus masuk di program maka pada hari ini mulai masuk dalam program Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

" Dari tambahan tambahan tadi untuk pelayanan masyarakat berupa Peralatan, Mobil Swab Keliling , APD , Penambahan Tenaga Medis maupun Honor Tenaga medis harus dialokasikan di APBD Tahun 2021,'' Kata Ketua DPRD Kota Balikpapan , Abdulloh S.Sos

Dinas Kesehatan Kota dr Andi Sri Juliarty Balikpapan menambah sekitar 25,5 Miliar termasuk untuk pembelian alat alat penunjang swab sampai tahun 2021. RSUD menambah anggaran kurang lebih 10 sampai 11 Miliar untuk menangani gaji dan operasional yang harus ditangani di RSUD,” jelas (tri).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar