KPU Balikpapan Gelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Pemutakhiran - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Minggu, 13 September 2020

KPU Balikpapan Gelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Pemutakhiran

Kabarbpp58.net,Balikpapan - Minggu ( 13/09/2020 ) KPU Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran ( DPHP ) Tingkat Kota Balikpapan dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara ( DPS ) Pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan Tahun 2020.

DPS bersumber dari DPHP dan kemudian ditetapkan oleh KPU menjadi DPS. DPS KPU pada hari ini menetapkan ada 1.500 TPS dan 45.445 DPS. TPS yang ditetapkan bisa saja berubah karena 1.500 tersebut belum termasuk lapas rutan.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan TPS tidak dilakukan rekap sekarang karena di lapas rutan pemilihnya keluar masuk, jadi saat nanti mendekati penetapan DPT akan direkap.

Kemudian, nanti saat ada lapas rutan masuk pemilih juga bisa berubah terkait dengan masukan masyarakat.

Untuk TPS jika dibanding dengan PILEG itu turun tetapi jika dibandingkan dengan PILGUB akan naik. Tetapi untuk pemilihnya sekarang ini turun, kalau disaat pileg itu jumlah pemilihnya 464.114 sekarang menjadi 445.224.

Jumlah pemilih menjadi turun karena KPU mencoba untuk melaksanakan perintah dari PKPU terkait dengan pemutakhiran. Dalam hal ada satu TPS yang memiliki banyak pemilih tetapi partisipasinya turun diwajibkan untuk di cek terlebih dahulu.

Yang pertama ternyata banyak pemilih yang masuk di TPS tetapi orangnya tidak ada. Atas konfirmasi dari RT setempat atau dari warga bahwa orangnya sudah tidak ada makan harus dilakukan pencoretan.

" Berarti selama ini nama nama pemilih tersebut ada di DPT KPU tetapi orangnya sudah tidak ada dan itu akan dilakukan pencoretan. Sehingga hal ini dapat menyebabkan pemilih tidak memenuhi syarat dan akhirnya menjadi signifikan," Kata KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha.

Terkait Aplikasi Sidalih yang waktunya terbatas dan menjadi kendala di tingkat kelurahan. Diketahui Aplikasi Sidalih itu mengcover seluruh Indonesia maka dipakai untuk portal atau buka tutup. Untuk di kaltim mendapat jadwal dari jam 01.00 - 08.00 pagi maka sangat dimungkinkan para operator menjadi kelelahan dan dapat menjadi salah input.

Maka disinilah Pleno dapat difungsikan, Pleno berfungsi untuk memperbaiki data dalam hal terjadi kesalahan akibat kelelahan, kekurang cermatan dan lainnya.

Ada beberapa anggota PPK dan PPS yang melakukan isolasi mandiri. Diketahui jika hasil dari mereka reaktif maka pada saat pleno diminta untuk tidak hadir, tetapi untuk sekarang mereka sudah boleh hadir.(tri)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar