Noor Thoha : Perpanjangan Pendaftaran Bakal Calon Dimulai 10 Sampai 12 September 2020 - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Senin, 07 September 2020

Noor Thoha : Perpanjangan Pendaftaran Bakal Calon Dimulai 10 Sampai 12 September 2020

Kabarbpp58.net,Balikpapan - Minggu ( 06/09/2020 ) tepatnya pada pukul 00.00 malam, KPU melaksanakan konferensi pers terkait Masa Berakhirnya Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan tahun 2020.

Tahapan yang dilaksanakan oleh KPU Kota Balikpapan saat ini adalah tahapan pendaftaran. Karena masih pada pendaftaran maka bisa dibilang kurang etis jika membahas mengenai kotak kosong.

Bagaimanapun KPU terikat dengan Juknis, sepanjang belum habis masa pendaftaran KPU tidak diperbolehkan untuk menerka nerka. Partai politik koalisi diberikan ruang di undang undang untuk bisa berkompromi agar dapat membentuk koalisi baru sehingga bisa mengusung.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan tanggal 7 September sampai dengan tanggal 9 September 2020 KPU akan mensosialisasikan terkait adanya penundaan dan perpanjangan pendaftaran Bakal Calon. Pendaftaran akan dimulai tanggal 10 September - 12 September 2020.

Jika nantinya ada yang mendaftar KPU akan lanjutkan dengan Verifikasi atau Pemeriksaan Administrasi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. Pada tanggal 10 September 2020 KPU akan membuat jadwal pemeriksaan kesehatan bagi Bakal Pasangan Calon yang telah mendaftar.

Anggaran yang dimiliki oleh KPU itu kurang lebih Rp 53 Miliar telah di desain untuk 3 pasangan calon, tetapi anggaran tersebut tidak meng cover untuk biaya APD Covid 19. Dengan adanya pandemi covid 19 ini maka KPU diminta oleh KPU RI untuk melakukan Restrukturisasi.

" tetapi sebelum restrukturisasi covid 19 ada anggaran KPU yang kurang yaitu RP 6 Miliar yang digunakan untuk honor PPK dan PPS yang dianggarkan pada tahun 2020," Kata Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha S.H

Jadi, Restrukturisasi anggaran KPU Kota Balikpapan digunakan untuk menutup honor PPK dan PPS, anggaran 3 paslon tersebut sudah disedot untuk anggaran honor Ad Hoc.

Anggaran yang telah di rasionalisasi oleh KPU ada sekitar Rp 8 Miliar, Rp 6 Miliar untuk penambahan honor para Ad Hoc dan Rp 2 Miliar untuk persiapan pembelian APD (tri)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar