Noor Thoha : Jika Perolehan Suara " Kokos " Melebih Pasangan Calon Maka Pilkada Akan Dilaksanakan Pada Gelombang Selanjutnya - Kabar Balikpapan58.net

Breaking

Selasa, 01 Desember 2020

Noor Thoha : Jika Perolehan Suara " Kokos " Melebih Pasangan Calon Maka Pilkada Akan Dilaksanakan Pada Gelombang Selanjutnya

Kabarbpp58.net,Balikpapan - Selasa ( 01/12/2020 ) , KPU Kota Balikpapan menerima audiensi dari Relawan Kolom Kosong di Kantor KPU Kota Balikpapan.


Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Relawan Kolom Kosong tersebut. Pertama , Relawan Kolom Kosong meminta kepada KPU untuk memberikan akses seluas luasnya kepada Tim Kolom Kosong , terutama pada saat hari pemungutan dan perhitungan suara. 

 
    Foto : Ketua KPU Kota Balikpapan , Noor Thoha


Ketua KPU Kota Balikpapan , Noor Thoha menyampaikan bahwa untuk Relawan tersebut hadir menjadi saksi itu tidak bisa karena tidak ada regulasinya. Akan tetapi , para relawan kolom kosong nanti bisa mendokumentasikan C Hasil dengan cara memfoto setelah ditanda tangani oleh KPPS dan Saksi.


KPU membuka akses seluas luasnya terhadap masyarakat untuk mendokumentasikan C Hasil di tingkat TPS setelah ditanda tangani oleh KPPS dan Saksi.


Kemudian , Relawan Kolom Kosong tersebut juga meminta penjelasan. Jika misalkan perolehan suaranya Kolom Kosong lebih banyak dari Pasangan calon , maka sesuai dengan undang-undang No.10 Tahun 2016 dan PKPU No 14 tahun 2015, PKPU No 13 Tahun 2018 bahwa dalam hal perolehan suara Kolom Kosong melebihi pasangan calon maka KPU akan menetapkan bahwa pilkada akan dilaksanakan di gelombang berikutnya.


Lalu , Pejabat Wali Kota akan ditunjuk oleh Gubernur. Para Relawan juga meminta KPU bisa meyakinkan kondisi di TPS , mereka mengesankan kondisi di TPS seola olah mencekam dan pemakaian APD terlalu ketat, apalagi adanya berita tentang 1.031 anggota KPPS yang reaktif dari hasil Rapid Test.


Noor Thoha menambahkan dari 1.031 KPPS dan Linmas yang reaktif , kemudian dilakukan rapid test ulang hasilnya turun menjadi kurang lebih 700 orang merupakan gabungan antara pengawas TPS , Linmas dan KPPS.


" Hal itu merupakan bukti bahwa KPU bersungguh sungguh dalam pelaksanaan Pilkada nanti yang bertugas betul betul orang yang sehat dan sama sekali tidak terjangkit virus," ujarnya. ( tri ) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar